Pemilu Israel: Raih 18 Kursi, Partai Arab Siap Gabung Oposisi Gulingkan Netanyahu
TEL AVIV, iNews.id - Partai-partai Arab mencatat sejarah dalam pemilu Israel dengan meraih lonjakan kursi di parlemen Knesset, yakni 17 hingga 18 berdasarkan proyeksi exit poll. Padahal, pada pemilu parlemen Israel sebelumnya pada 2022, partai-partai Arab hanya memperoleh 10 kursi.
Dengan perolehan suara tersebut, partai-partai Arab bisa menjadi penentu pembentukan pemerintahan selanjutnya, menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Mansour Abbas, pemimpin Partai United Arab List, dikenal dengan Ra’am, mengatakan siap berkoalisi dengan kubu oposisi demi mengamankan 61 kursi parlemen Knesset sebagai syarat untuk membentuk pemerintahan baru.
“Saya berharap kita bisa mengubah pemerintahan ini dan jumlah kursinya mencapai 61, yakni gabungan antara blok oposisi dan Ra’am,” ujar Abbas, kepada stasiun televisi Israel, Channel 12, dikutip Rabu (28/10/2026).
“Dengan jumlah kursi yang kita miliki saat ini, tidak ada pemerintahan yang bisa terbentuk,” ujarnya, menegaskan.