LONDON, iNews.id - Badan intelijen sudah mengidentifikasi pemimpin baru kelompok ISIS. Pemimpin baru itu disebut sebagai Amir Mohammed Abdul Rahman Al Mawli Al Salbi.
Surat kabar Inggris The Guardian melaporkan, Selasa (21/1/2020), mengutip para pejabat dari dua agensi mata-mata yang tidak disebutkan namanya, menggambarkan sosok tersebut sebagai salah satu anggota pendiri kelompok teroris. Pria it juga disebut memimpin perbudakan minoritas Yazidi di Irak.
5 Konsekuensi bagi Eropa jika AS Kuasai Greenland, dari NATO Bubar hingga Kemenangan Putin
Disebutkan, Salbi juga mengawasi operasi di seluruh dunia.
Organisasi itu sebelumnya menyebut bahwa Abu Ibrahim Al Hashimi Al Quraishi menjadi kepala baru ISIS beberapa hari setelah pemimpin sebelumnya, Abu Bakar Al Baghdadi, tewas dalam serangan oleh pasukan khusus AS pada Oktober silam.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menambahkan Al Quraishi ke dalam daftar teroris paling dicari pada Agustus 2019. Dia digambarkan sebagai "calon penerus" Baghdadi dan AS menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar atas informasi yang berkaitan untuk penangkapannya.
Beberapa analis berpendapat, ISIS kaget dengan pembunuhan Baghdadi dan bahwa identitas sebenarnya dari pemimpin baru mereka tetap tidak pasti.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku