Pemimpin Spiritual Iran Disebut Setujui Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi

Anton Suhartono ยท Kamis, 19 September 2019 - 11:54 WIB
Pemimpin Spiritual Iran Disebut Setujui Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi

Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei disebut menyetujui serangan ke fasilitas minyak Aramco Arab Saudi pada Sabtu pekan lalu, sebagaimana dilaporkan CBS News yang mengutip pernyataan sumber di pemerintahan Amerika Serikat (AS).

Disebutkan dalam laporan CBS News, Khamenei menyetujui serangan tersebut dengan syarat bahwa Iran tidak sebut-sebut terlibat.

Sumber itu menambahkan, AS menyimpan bukti-bukti lain tentang keterlibatan Iran yakni gambar satelit. Di situ terungkap bahwa Korps Garda Revolusi Iran melakukan persiapan untuk menyerang dari Pangkalan Udara Ahvaz.

CBS mengungkap, bukti tersebut akan diungkap ke publik di waktu kemudian.

"Kami benar-benar tidak menyadarinya," kata sumber tersebut, seperti dilaporkan kembali AFP, Kamis (19/9/2019).

Pada Rabu (18/9/2019) malam, Arab Saudi membeberkan bukti-bukti untuk memperkuat keterlibatan Iran dalam serangan fasilitas minyak Aramco.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi Turki bin Saleh Al Maliki mengatakan, serangan terhadap dua fasilitas minyak Aramco tidak diragukan lagi mendapat dukungan Iran. Serangan besar-besaran, lanjut dia, dilakukan menggunakan 25 drone dan rudal jelajah.

"Serangan itu diluncurkan dari utara dan disponsori oleh Iran. Kami sedang bekerja untuk mengetahui titik peluncuran yang tepat," kata Al Maliki.

Dia juga memastikan drone dan rudal tidak diluncurkan dari Yaman, mengacu pada klaim pemberontak Houthi. Meski demikian Iran ingin seolah-olah membuatnya seperti dari Yaman.

Al Maliki menjelaskan, drone yang digunakan dalam serangan berada dengan yang biasa dipakai oleh pemberontak Houthi.

Sebelumnya seorang pejabat AS yang meminta namanya tak disebutkan mengatakan kepada AFP, pemerintah menyimpulkan serangan itu melibatkan rudal jelajah Iran. Bukti tersebut akan disampaikan dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York yang berlangsung pekan depan.

Sementara itu kantor berita Iran, IRNA, melaporkan, pada Senin lalu Teheran mengirim memo diplomatik ke Washington, melalui Kedubes Swiss, isinya menyangkal keterlibatan negara itu dalam serangan. Iran juga mengancam akan merespons setiap tanggapan yang dikenakan kepada negaranya.


Editor : Anton Suhartono