Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Panggil Presiden Pezeshkian, Bahas Perang Lawan AS
TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi IranMojtaba Khamenei dilaporkan memanggil Presiden Masoud Pezeshkian di tengah situasi sulit yang dihadapi negara tersebut. Pertemuan itu membahas sejumlah tantangan utama Iran, mulai dari kebutuhan hidup rakyat, hubungan ekonomi dengan mitra asing, hingga konflik militer dengan Amerika Serikat (AS).
Pertemuan Pezeshkian dengan Mojtaba tersebut berlangsung belum lama ini, demikian laporan kantor berita Mehr. Namun, media tersebut tidak mengungkap kapan dan di mana pertemuan berlangsung.
Dalam pertemuannya dengan Pezeshkian, Mojtaba membahas berbagai persoalan yang sedang dihadapi Iran. Salah satu perhatian utama adalah kebutuhan hidup masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.
Keduanya juga membicarakan hubungan ekonomi Iran dengan negara-negara mitra asing. Hubungan tersebut menjadi penting bagi Teheran untuk menjaga aktivitas ekonomi sekaligus menghadapi berbagai tekanan akibat konflik dan sanksi internasional.
Persoalan konflik militer dengan AS juga menjadi pembahasan penting. Iran dan AS sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata pada April dalam upaya menghentikan pertempuran.
Kemunculan Mojtaba juga menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya media Iran merilis video dirinya sejak dilantik sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret lalu. Dalam rekaman yang dirilis Mehr, Mojtaba tampak bugar dan berbicara dengan beberapa orang di sebuah ruangan.
Video tersebut seolah membantah spekulasi mengenai kondisi kesehatan Mojtaba. Sebelumnya beredar kabar bahwa dia mengalami luka parah akibat serangan gabungan AS dan Israel pada Februari.
Saat serangan terjadi, Mojtaba disebut berada di rumah yang sama dengan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan pada 28 Februari.
Meski demikian, Mehr tidak menjelaskan kapan dan di mana video tersebut direkam. Identitas orang-orang yang terlihat bersama Mojtaba dalam rekaman juga tidak disebutkan.
Editor: Anton Suhartono