Penasihat Keamanan AS Tegaskan China Berupaya Ikut Campur dalam Pilpres AS

Anton Suhartono ยท Sabtu, 05 September 2020 - 18:47:00 WIB
Penasihat Keamanan AS Tegaskan China Berupaya Ikut Campur dalam Pilpres AS
Robert O'Brien (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Robert O’Brien menyebut China punya program khusus untuk memengaruhi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) pada November mendatang.

Meski demikoan O'Brien tidak memberi penjelasan lebih detail soal seperti apa program tersebut.

“Kami tahu China berperan aktif (pengaruhi Pilpres AS),” kata O'Brien, dikutip dari Reuters, Sabtu (5/9/2020).

Bukan hanya pilpres, kata dia, China juga membuat banyak program untuk memengaruhi politik dalam negeri AS.

O’Brien tidak akan membuka seluruh data intelijen yang dia ketahui soal upaya China. Namun, lanjut dia, China melakukan kegiatan masif di dunia maya, kondisi yang disebutnya luar biasa. Aktivitas China di dunia maya tak akan berhenti.

“Kami tidak pernah melihat situasi semacam ini. Perang Dingin dengan Uni Soviet tidak berlangsung seperti ini,” tuturnya.

Lebih lanjut O'Brien mengatakan, selain China, negara lain seperti Iran dan Rusia juga memiliki program serupa.

“Kami dengan tegas menyampaikan kepada warga China, Rusia, Iran, dan pihak lain yang belum terungkap keberadaannya ke publik bahwa siapa pun yang berusaha mencampuri pemilihan presiden Amerika Serikat akan menerima akibat yang buruk,” kata O’Brien, mengancam.

O’Brien pada Agustus mengatakan AS mendapati peretas China menyasar infrastruktur Pilpres AS. Namun China menyangkal tudingan meretas informasi milik perusahaan, politisi, atau lembaga pemerintah AS.

Saat diminta komentarnya terkait pernyataan O'Brien, Kedutaan Besar China di Washington hanya mengulang kembali pernyataan Kementerian Luar Negeri China pada Agustus, yakni pemerintah tidak tertarik ikut campur dalam Pilpres AS.

Dalam pidato di Konvensi Partai Republik bulan lalu Donald Trump mengatakan China mendukung kandidat presiden Partai Demokrat, Joe Biden. China sangat menginginkan Biden menang.


Editor : Anton Suhartono