Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Pendiri WikiLeaks Julian Assange Bergabung Puluhan Ribu Warga Sydney Demo Dukung Palestina

Senin, 04 Agustus 2025 - 03:01:00 WIB
Pendiri WikiLeaks Julian Assange Bergabung Puluhan Ribu Warga Sydney Demo Dukung Palestina
Julian Assange bergabung bersama puluhan ribu warga melakukan demonstrasi mendukung Palestina di Sydney, Australia, Minggu (3/8) (Foto: Newsonair)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Pendiri WikiLeaks yang juga aktivis Australia, Julian Assange, bergabung bersama puluhan ribu warga melakukan demonstrasi pro-Palestina, Minggu (3/8/2025). Massa dalam jumlah besar dari berbagai kalangan bergabung dalam aksi akbar mendukung Palestina yang digelar di Sydney Harbour Bridge.

Surat kabar The Sydney Morning Herald melaporkan, selain Assange, Wali Kota Sydney Clover Moore serta mantan pemain sepak bola Craig Foster juga bergabung dengan demonstran memberikan dukungan kepada rakyat Palestina.

Selain Sydney, sekitar 25.000 warga juga melakukan aksi serupa di Kota Melbourne.

Pada akhir Juli lalu, para menteri luar negeri (menlu) dari 15 negara, termasuk Australia, menyerukan pengakuan resmi negara Palestina menyusul konferensi yang diinisiasi bersama Prancis dan Arab Saudi.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 25 Juli mengatakan negaranya akan mengumumkan pengakuan resmi negara Palestina dalam Sidang Umum PBB pada September mendatang.

Setelah itu menyusul Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang mengumumkan negaranya juga akan mengikuti langkah Prancis jika Israel tidak melakukan langkah-langkah untuk mengakhiri krisis kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza.

Setelah itu sejumlah negara lain seperti Kanada, Malta, Portugal, serta kemungkinan Finlandia akan melakukan langkah serupa.

Tentu saja Israel serta sekutu terdekatnya, Amerika Serikat (AS), mengecam keras langkah tersebut.

Sejauh ini 147 negara telah mengakui Palestina. Sejak 2024 atau setahun setelah perang di Gaza pada 7 Oktober 2023, sebanyak 10 negara mengakui Palestina, di antaranya Irlandia, Norwegia, Spanyol, dan Armenia.

Sementara itu AS tidak mengakui Palestina dan memveto keanggotaan penuhnya di PBB pada 2024.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut