Penembakan saat Perayaan Hari Raya Yahudi di Australia, Netanyahu Sebut PM Albanese Lemah
Netanyahu secara langsung menyalahkan PM Australia Anthony Albanese, menuding kebijakannya justru memperparah situasi. Dia menyoroti langkah Albanese yang mengakui negara Palestina sebagai pemicu meningkatnya sentimen antisemit di Australia.
Ini bukan kali pertama Netanyahu mengkritik Albanese. Dia kembali mengulang tuduhan lama bahwa kepemimpinan PM Australia lemah dan tidak tegas dalam menghadapi ancaman terhadap komunitas Yahudi.
Dalam pidato berapi-api, Netanyahu mengatakan antisemitisme akan terus menyebar ketika para pemimpin memilih diam.
“Saya menyerukan kepada Anda untuk mengubah kelemahan dengan tindakan, sikap lunak dengan tekad. Sebaliknya, Perdana Menteri, Anda mengganti kelemahan dengan kelemahan dan sikap lunak dengan lebih banyak sikap lunak,” kata Netanyahu.
Menurut pemimpin Israel yang sedang diburu Pengadilan Kriminal Internasional atas kekejaman perang di Jalur Gaza itu, Pemerintah Australia tidak melakukan langkah nyata untuk menghentikan penyebaran antisemitisme.