Penembakan saat Perayaan Yahudi Tewaskan 15 Orang di Australia, Ini Kata PM Albanese
“Ini merupakan serangan yang sengaja menargetkan warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan keimanan, perbuatan jahat, anti-Semitisme, terorisme yang telah menyerang jantung bangsa kita,” kata Albanese.
Kepala Kepolisian New South Wales, Mal Lanyon, mengatakan saat itu perayaan dihadiri lebih dari 1.000 orang dari komunitas Yahudi.
Polisi menyelidiki kasus tersebut sebagai aksi terorisme.
“Kami sadar ada banyak orang berada di sana untuk merayakan acara bahagia. Namun perayaan Hanukkah itu berubah menjadi tragedi,” ujarnya, dikutip dari Sputnik.
Polisi juga menemukan sebuah bom rakitan di lokasi kejadian yang belum sempat meledak. Tim penjinak bom langsung diterjunkan untuk mengamankan area Pantai Bondi.
Aparat keamanan telah menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam serangan tersebut. Salah satu pelaku dilaporkan tewas akibat luka tembak.
Seorang pejabat senior kepolisian mengungkapkan kepada stasiun televisi ABC bahwa salah satu pelaku teridentifikasi bernama Naveed Akram, warga pinggiran Bonnyrigg, Sydney. Rumah pelaku telah digeledah untuk kepentingan penyelidikan.
Stasiun televisi pemerintah Israel, KAN, melaporkan penembakan terjadi tepat saat upacara penyalaan lilin Hanukkah yang rutin digelar komunitas Yahudi setempat.
Editor: Anton Suhartono