Penentang Kudeta Militer Serukan Mogok Massal di Seluruh Myanmar Hari Ini

Ahmad Islamy Jamil ยท Senin, 22 Februari 2021 - 09:45:00 WIB
Penentang Kudeta Militer Serukan Mogok Massal di Seluruh Myanmar Hari Ini
Aksi protes menentang kudeta militer di Myanmar terus berlanjut. (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id – Para penentang kudeta militer Myanmar menyerukan mogok kerja massal secara nasional di negara itu. Mereka juga mengancam akan melakukan lebih banyak protes jalanan, hari ini. 

Seruan itu muncul setelah dua pengunjuk rasa ditembak mati aparat di Mandalay, kota terbesar kedua Myanmar, akhir pekan lalu.

Meski mengerahkan lebih banyak pasukan dan berjanji untuk mengadakan pemilu ulang, para jenderal pemimpin kudeta Myanmar telah gagal menghentikan gelombang demonstrasi dan gerakan pembangkangan sipil yang sudah berlangsung lebih dari dua pekan di negara itu. Sampai hari ini, para demonstran terus turun ke jalan dan menyerukan pembebasan pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi.

Aktivis pemuda terkemuka Myanmar, Maung Saungkha, mendesak orang-orang untuk bergabung dalam aksi protes pada Senin (22/2/2021) ini.

“Mereka yang tidak berani keluar, silakan tinggal di rumah. Saya akan keluar dengan cara apa pun yang saya bisa. Saya akan mengharapkan Generasi Z (untuk beraksi). Mari kita bertemu wahai rekan-rekan,” ungap Saungkha dalam sebuah unggahan di Facebook, tadi malam, dikutip kembali Reuters.

Myanmar punya sejarah kelam terkait unjuk rasa. Lebih dari tiga dasawarsa silam, warga negara itu juga pernah melancarkan protes antimiliter yang dikenal sebagai Aksi 8888 (mengacu pada waktu pelaksanaan unjuk rasa, yakni 8 Agustus 1988). 

Namun, demonstrasi massa ketika itu ditumpas dengan pertumpahan darah oleh aparat, dengan korban tewas diperkirakan mencapai 10.000 jiwa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2