Pengakuan Kontroversial 3 Pemuda Turki Tinggalkan Islam dan Jadi Ateis
Dia tidak sendirian. Seorang profesor mengatakan, lebih dari 12 mahasiswi berjilbab mendatanginya dan mengaku mereka menjadi ateis selama setahun terakhir.
1. Pengakuan Bekir, mahasiswa teologi
Beberapa waktu lalu, saya merupakan simpatisan kelompok radikal, seperti ISIS atau Al Qaeda. Sekarang saya menjadi ateis. Awalnya saya ingin menemukan logika dalam Islam, tapi saya tidak dapat menemukannya.
Lalu saya mulai mempertanyakan Tuhan. Dulu saya mendukung pemerintahan Islam di sini. Namun, penindasan menghasilkan revolusi. Mereka ingin menindas kami dan kami mulai bereaksi.
Tapi, bukan hanya ateisme yang dianut para pelajar ini.
Dalam sebuah kelompok kerja (pOkja) di Konya, salah satu kota paling konservatif di Turki, ada beberapa klaim bahwa sejumlah pelajar madrasah mulai meyakini deisme—keyakinan bahwa ada Tuhan pencipta tapi tidak mencampuri urusan di dalam dunia.
Keyakinan para pelajar ini, sebagaimana dilaporkan beberapa surat kabar oposisi, tumbuh karena menilai "ketidakkonsistenan dalam Islam".