Perang Kritik PM Israel dan Presiden Palestina soal Pembantaian Yahudi

Anton Suhartono ยท Rabu, 02 Mei 2018 - 18:35 WIB
Perang Kritik PM Israel dan Presiden Palestina soal Pembantaian Yahudi

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Pernyataan Presiden Palestina Mahmoud Abbas soal Holocaust dan gerakan anti-Semitism atau anti-Yahudi di tanah Palestina dikritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Netanyahu bahkan menuding Abbas sebagai anti-Semitism serta membantah terjadinya pembantaian Yahudi atau dikenal dengan Holocaust.

"Itu tampaknya, sekali saja menolak Holocaust maka akan terus membantah Holocaust," kata Netanyahu, ditujukan kepada Abbas, di akun Twitter-nya, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (2/5/2018).

Netanyahu pun mengajak komunitas internasional untuk mengutuk pernyataan anti-Semitism yang disampaikan Abbas itu.

Dalam pidatonya di hadapan Dewan Nasional Palestina, Senin (30/4), Abbas mengungkap mengapa gerakan anti-Semitism pecah di Eropa, termasuk di abad ke-20. Yahudi yang tinggal di beberapa negara Eropa mengalami pembantaian setiap 10 atau 15 tahun, sejak abad ke-11 hingga terjadinya Holocaust oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia II.

Pernyataan itu disampaikan Abbas berdasarkan keterangan di beberapa buku yang dikarang oleh penulis Yahudi.

"Mereka mengatakan kebencian terhadap orang Yahudi bukan karena agama, itu karena aktivitas sosial mereka. Jadi menyebarnya perlawanan terhadap Yahudi di seluruh Eropa bukan karena agama, itu karena riba dan bank," kata Abbas.

Dalam pidatonya, Abbas juga menegaskan sikap Palestina yang tidak akan menerima proposal perjanjian damai tunggal dari Amerika Serikat, pascapengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Palestina juga akan menentukan sikap dalam waktu dekat terkait hubungannya dengan Israel serta AS.

Editor : Anton Suhartono