Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk
Advertisement . Scroll to see content

Perang Masih Panjang, Rusia Disebut Akan Serang Kiev Lagi Setelah Kuasai Donbass

Kamis, 07 April 2022 - 21:47:00 WIB
Perang Masih Panjang, Rusia Disebut Akan Serang Kiev Lagi Setelah Kuasai Donbass
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Ukraina Oleksandr Gruzevich mengatakan, Rusia kemungkinan akan kembali menyerang Kiev setelah merebut Donbass  (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Rusia kemungkinan akan kembali menyerang Ibu Kota Kiev jika berhasil merebut Donbass, wilayah timur Ukraina yang meliputi Donetsk dan Luhansk.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Ukraina Oleksandr Gruzevich mengatakan, upaya untuk melindungi ibu kota akan terus dilakukan, meski pasukan Rusia sudah ditarik dari wilayah sekitarnya sejak pekan lalu. 

"Sepertinya musuh belum menyerah untuk tujuan menyerang kedua ke Kiev, ada ancaman seperti itu," kata Gruzevich, dikutip dari Reuters, Kamis (7/4/2022).

Pada kesempatan berbeda, Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Malyar menyebut Rusia punya tujuan jangka panjang merebut seluruh wilayah negaranya. Fokus jangka pendek Rusia, seperti terjadi saat ini, adalah merebut wilayah timur termasuk Donbass.

Menurut Maylar, pasukan Rusia menunggu waktu yang tepat serta meningkatkan operasi intelijen guna mempelajari cara terbaik untuk melawan militer Ukraina.

"Tujuan utama Federasi Rusia adalah dan merebut seluruh wilayah Ukraina. Rusia berencana mewujudkan ini dengan cepat, tapi serangan kilat Putin gagal. Meski begitu, Rusia tidak meninggalkan rencana untuk merebut seluruh wilayah Ukraina," tuturnya.

Dia melanjutkan, Rusia ingin mengejar beberapa target lebih kecil terlebih dulu di wilayah timur Ukraina. Pasukan Rusia juga dikumpulkan setiap saat untuk melakukan serangan berikutnya.

“Musuh sedang belajar bagaimana melawan kami. Jika pada hari-hari pertama (invasi) tentara Rusia mengalami disorientasi, maka mereka sekarang menyesuaikan dengan taktik dan strategi kami, meluangkan waktu untuk belajar bagaimana melawan strategi kami," ujar Malyar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut