Perang Terbaru Armernia dan Azerbaijan Tewaskan 24 Orang
YEREVAN, iNews.id - Konflik terbaru antara dua negara bekas Uni Soviet, Armenia dan Azerbaijan, menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk warga sipil.
Bentrokan terburuk sejak 2016 ini menimbulkan momok perang skala besar antara kedua negara yang telah terkunci dalam konflik selama puluhan tahun terkait perebutan Nagorny Karabakh.
Presiden Nagorny Karabakh Arayik Harutyunyan mengatakan, 17 pejuang separatis Armenia tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam pertempuran. Dia mengakui pasukannya telah kehilangan posisi.
Kedua belah pihak juga melaporkan korban sipil.
"Kami lelah dengan ancaman Azerbaijan, kami akan berjuang sampai mati untuk menyelesaikan masalah ini untuk selamanya," kata seorang warga, Artak Bagdasaryan (36), seraya menambahkan dia sedang menunggu untuk mengikuti wajib militer.
Separatis Karabakh melaporkan satu perempuan dan satu anak Armenia menjadi korban. Sementara Pemerintah Azerbaijan menyatakan, satu keluarga terdiri dari lima orang tewas dalam penembakan yang dilakukan separatis Armenia.