SAN DIEGO, iNews.id – Seorang perawat berusia 45 tahun di California, Amerika Serikat, dinyatakan positif Covid delapan hari setelah menerima vaksin virus corona buatan Pfizer. Media lokal yang berfiliasi dengan ABC News, 10News San Diego, melaporkan kejadian itu pada Selasa (29/12/2020) waktu setempat.
Perawat bernama Matthew W itu diketahui bekerja di dua rumah sakit berbeda di Kota San Diego. Lewat unggahan di laman Facebook miliknya pada Jumat (18/12/2020), dia mengaku telah menerima vaksin corona dari Pfizer. Dia mengatakan, lengannya terasa sakit selama sehari, namun tak ada efek samping lainnya yang muncul.
Email Epstein Kaitkannya dengan Strategi Israel-UEA Targetkan Qatar
Enam hari kemudian, tepat pada malam Natal, dia jatuh sakit setelah bekerja dalam satu shift di unit penanganan Covid-19. Matthew menggigil, kemudian merasakan nyeri otot dan kelelahan.
Laki-laki itu lalu ikut tes Covid di rumah sakit dan dinyatakan positif mengidap virus itu sehari setelah Natal, ungkap 10News San Diego dalam laporan yang dikutip kembali Reuters, Rabu (30/12/2020) WIB.
Singapura Mulai Vaksinasi Covid-19 Pakai Produk Pfizer Hari Ini, Tenaga Medis Diprioritaskan
Spesialis penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego, Christian Ramers mengatakan, skenario sakit semacam ini tidak pernah diperkirakan sebelumnya.
Pfizer Tunda Pengiriman Vaksin Covid ke 8 Negara Eropa, Ada Apa?
“Kami tahu dari uji klinis vaksin bahwa proses tubuh untuk mulai mengembangkan perlindungan dari vaksin itu akan memakan waktu sekitar 10 hingga 14 hari,” kata Ramers.
“Dosis pertama semestinya memberi Anda sekitar 50 persen (kekebalan), dan Anda membutuhkan dosis kedua untuk mencapai 95 persen,” ucapnya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku