Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Diangkat Jadi PPPK
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan Cantik Bergaun Pesta ikut Demo di Myanmar: Saya Tak Ingin Kediktatoran, Hanya Mau Pacar!

Kamis, 11 Februari 2021 - 11:53:00 WIB
Perempuan Cantik Bergaun Pesta ikut Demo di Myanmar: Saya Tak Ingin Kediktatoran, Hanya Mau Pacar!
Perempuan-perempuan bergaun pesta ikut serta dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

YANGON, iNews.id - Demonstrasi menentang kudeta Myanmar dari berbagai elemen masyarakat terus berlangsung. Namun, ada yang menarik di antara barisan pengunjuk rasa pada Rabu (10/2/2021). Tak hanya mahasiswa, guru, petugas medis, dan pegawai negeri sipil, barisan perempuan cantik mengenakan gaun pesta juga turun ke jalan.

Mereka tampil bak putri kerajaan dan antusias menentang kudeta militer. Tak terlihat raut wajah cemas sedikit pun, padahal unjuk rasa sehari sebelumnya berlangsung ricuh di mana beberapa demonstran tertembak, satu di antaranya yakni perempuan bahkan kritis.

Dikutip dari Reuters, Kamis (11/2/2021), barisan perempuan mengenakan gaun pernikahan warna-warni, merah, biru, pink, kuning, dan lainnya, serta menggunakan make up. Kehadiran mereka jelas menarik perhatian.

Bukan hanya penampilan saja yang unik, perempuan-perempuan itu juga menyampaikan pesan melalui tulisan di karton bertuliskan kalimat lucu, berbeda dengan pesan demonstran pada umumnya.

“Saya tidak ingin kediktatoran, saya hanya ingin pacar!,” demikian salah satu bunyi tulisan. 

“Kami ingin bulan madu, bukan diktator #TolakMiliter,” demikian tulisan lainnya.

Barisan demonstran lainnya tak kalah unik. Ada yang mengenakan kostum pahlawan superhero Marvel, hantu, bahkan karakter film Harry Potter. 

Barian perempuan yang mengenakan selempang ratu kecantikan seperti ‘Miss Universe Yangon’, ‘Miss Universe Mandalay’ dan nama-nama kota lainnya juga tak mau kalah.

Seperti diketahui, puluhan ribu orang melakukan unjuk rasa menentang kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi. Pemerintahan saat ini diambil alih pemimpin militer, Min Aung Hlaing.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut