Perempuan Dimangsa Ular Piton di Sultra Ramai Diberitakan Media Asing
JAKARTA, iNews.id – Tragedi kematian Wa Tiba, perempuan asal Dewa Lawela, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tewas dimangsa ular piton tak hanya menghebohkan warga sekitar. Peristiwa mengenaskan itu juga menjadi sorotan dunia internasional.
Sejumlah media asing menurunkan berita tentang kematian Wa Tiba (54). Kantor berita asal Prancis, AFP, melaporkan artikel berjudul “Indonesian woman swallowed by giant python”. Berita ini dirujuk berbagai media di dunia mulai India seperti The Hindu hingga Arab Saudi, yakni Arab News.
Sejumlah media Inggris yang dikenal identik dengan berita-berita sensasional tak luput mewartakan kematian Wa Tiba. The Sun mengulas kejadian itu pada Sabtu (16/6/2018) dalam artikel berjudul ”EATEN BY SNAKE, Mum cut from belly of 27ft python – after it ate her alive as she gardened.” The Sun juga menyertakan video amatir yang menunjukkan bagaimana warga membelah perut piton dan menemukan jasad Wa Tiba.
Media online Metro menyebut kejadian itu sangat mengerikan. ”Horrific moment woman is found inside 27ft python after going missing while doing gardening,” tulis Metro.

Adapun Mirror menyebut peristiwa ini sebagai sesuatu yang sulit dipercaya. ”It’s a like horror movie: Mum-of-two is cut out from 27ft python after she was eaten while gardening.”
Media Inggris yang kaya tulisan kisah (feature) dan berita-berita unik, Daily Mail, menuliskan artikel berjudul ”Horrifying moment Indonesian villagers slice open dead 27ft python and find the corpse of woman who was swallowed WHOLE.”
Mengutip pernyataan polisi, Wa Tiba dilaporkan terakhir kali pergi dari rumahnya untuk berkebun pada Kamis (14/6/2018). Dia berpamitan ke anaknya. Namun hingga malam atau bertepatan dengan malam takbir Idul Fitri, Wa Tiba tidak kunjung pulang.
Seperti diberitakan, keluarga yang khawatir akhirnya mencari korban bersama warga usai Salat Id, Jumat (15/6/2018) pagi. Namun, mereka tidak menemukannya di perkebunan. Warga hanya menemukan senter, parang, dan sandal milik korban di semak belukar.
Tak lama warga menemukan ular piton dengan kondisi perut yang besar dan menggembung. Warga yang curiga kemudian menangkap ular tersebut beramai-ramai. Setelah memastikan ular piton sudah mati, warga membelahnya.
Warga pun terkejut menemukan jasad korban di perut ular tersebut. Jasadnya masih utuh. Dari kondisi jasad korban, ular piton tersebut diduga belum lama memangsanya.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Polisi dibantu warga mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan pihak kelurga. Kejadian ini membuat warga sekitar menjadi khawatir karena diduga masih ada ular piton yang berkeliaran di desa itu.
"Semua orang menangis dan syok dengan kejadian ini. Kini kami ketakutan untuk keluar rumah dan hanya bisa berdoa untuk keselamatan," kata Ayu Kartika, warga setempat, dikutip Daily Mail.
Editor: Zen Teguh