Perempuan Iran Ditangkap karena Nekat Bersepeda Tanpa Hijab di Tengah Kota
TEHERAN, iNews.id – Seorang perempuan muda di Iran Tengah ditangkap setelah viralnya sebuah video yang menunjukkan dia bersepeda tanpa hijab di tengah kota. Media pemerintah melaporkan, perempuan itu ditangkap karena dianggap melecehkan jilbab.
“Seseorang yang baru-baru ini melanggar norma dan menghina jilbab di wilayah ini telah ditangkap,” kata Gubernur Najafabad, Mojataba Raei, kepada kantor berita IRNA, seperti dikutip kembali dari AFP, Rabu (21/10/2020).
Sebuah video pendek yang direkam dengan ponsel beredar Senin (19/10/2020) lalu di jaringan media sosial. Video itu menunjukkan seorang perempuan dengan kepala terbuka bersepeda di depan salah satu masjid di Kota Najafabad.
Sambil mengayuh sepedanya, perempuan berambut panjang itu tampak mengangkat tangan kanannya beberapa kali, seakan-akan menyapa orang-orang di sepanjang jalan yang memperhatikannya. IRNA menyatakan, ulah perempuan itu mengendarai sepeda tanpa hijab di alun-alun utama kota dan di depan masjid besar memicu protes dari penduduk dan para ulama di Najafabad.
Iran Eksekusi Mati Pegulat Muda Pelaku Penikaman PNS hingga Tewas
“Motifnya melakukan tindakan tersebut sedang diselidiki. Pelanggaran norma ini belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak penduduk kota yang berunjuk rasa karenanya,” kata Gubernur Najafabad, tanpa mengungkapkan identitas perempuan yang ditahan itu.
Di bawah hukum Islam yang berlaku di Iran sejak Revolusi 1979, setiap perempuan di negara itu diharuskan mengenakan jilbab yang menutupi kepala dan leher, serta menutupi rambutnya.
Akan tetapi,sepanjan dua dekade terakhir, banyak perempuan di Iran mendobrak batasan tersebut dengan membiarkan kerudung mereka meluncur ke belakang, memperlihatkan lebih banyak rambut mereka. Gaya semacam itu ditemukan terutama di Teheran dan kota-kota besar lainnya di Negeri Persia itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil