Peringati Bom Hiroshima, Jepang Serukan Dunia Tanpa Senjata Nuklir
"Jika keluarga melupakan sejarah atau berhenti menghadapinya, kita bisa melakukan kesalahan besar. Itulah mengapa kita harus terus berbicara tentang Hiroshima. Upaya untuk menghilangkan senjata nuklir harus dilanjutkan," kata Matsui.
Sementara itu, Perdana Menteri Shinzo Abe, tanggung jawab Jepang menjembatani kesenjangan antara negara-negara pembuat nuklir dan non-nuklir.
"Dalam beberapa tahun terakhir, terbukti ada celah di antara negara-negara tentang cara-cara untuk melanjutkan pengurangan senjata nuklir," kata Abe, dalam seremoni tersebut.
"Bangsa kita, sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip (senjata non-nuklir), dengan sabar akan terus bekerja untuk menjadi jembatan antara kedua pihak serta memimpin komunitas internasional untuk mengurangi senjata nuklir," kata Abe.
Jepang dijatuhi bom atom dua kali oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II, menggunakan pesawat pengebom B-29. Bom pertama dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan tiga hari kemudian di Nagasaki. Serangan di Nagasaki menewaskan 74.000 orang.
Editor: Anton Suhartono