Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan Baru Iran Tegaskan Tak Takut dengan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" AS
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Pimpin Industri Dirgantara Iran, Ini Prioritas Menhan Baru di Tengah Perang

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:00:00 WIB
Pernah Pimpin Industri Dirgantara Iran, Ini Prioritas Menhan Baru di Tengah Perang
Menteri pertahanan baru Iran Mehrdad Akhlaqi Ketabchi memiliki rekam jejak di industri dirgantara negara tersebut (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) baru IranMehrdad Akhlaqi Ketabchi memiliki rekam jejak di industri dirgantara negara tersebut. Setelah disetujui parlemen untuk memimpin Kementerian Pertahanan, dia memprioritaskan penguatan industri pertahanan di tengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Akhlaqi sebelumnya memimpin Organisasi Industri Dirgantara Iran. Dia juga dijatuhi sanksi oleh AS atas tuduhan keterlibatan dalam pembangunan rudal Iran.

Kini, di tengah ancaman serangan lanjutan AS-Israel, Akhlaqi berencana memperluas produksi pertahanan di seluruh jaringan industri, meningkatkan penelitian, serta menyesuaikan struktur Kementerian Pertahanan dengan ancaman keamanan saat ini.

Prioritas tersebut disampaikan saat Iran menghadapi ketegangan militer dengan AS dan Israel. Dalam pernyataan pertamanya setelah ditetapkan sebagai menhan, Akhlaqi juga menegaskan bahwa negaranya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) atau dijuluki "Ibu dari Segala Bom" oleh militer AS.

"Kami telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangkal tindakan tersebut dan terus melanjutkan tugas kami dengan penuh percaya diri," kata Akhlaqi kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (19/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut