Pertama Kali, DK PBB Sahkan Resolusi dari Jarak Jauh Terkait Wabah Virus Corona

Anton Suhartono ยท Selasa, 31 Maret 2020 - 11:22 WIB
Pertama Kali, DK PBB Sahkan Resolusi dari Jarak Jauh Terkait Wabah Virus Corona

Markas Besar PBB New York (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan PBB untuk pertama kali mengesahkan resolusi dari Jarak jauh yakni melalui voting elektronik, Senin (31/3/2020), akibat pandemi virus corona.

Ada empat resolusi yang disahkan DK PBB dan semuanya disetujui dengan suara bulat, Resolusi pertama adalah perpanjangan mandat bagi ahli PBB untuk memantau sanksi terhadap Korea Utara, yakni sampai April 2021.

Resolusi lainnya adalah perpanjangan misi pasukan perdamaian PBB di Somalia hingga akhir Juni serta misi di Darfur sampai akhir Mei.

Kedua misi itu diperpanjang karena ketidakpastian soal penyebaran wabah virus corona.

Resolusi keempat adalah upaya meningkatkan perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian.

Resolusi tersebut merupakan yang pertama disetujui oleh DK PBB sejak para anggota mulai melakukan pertemuan virtual pada 12 Maret.

New York, tempat Markas Besar PBB, merupakan salah satu wilayah terparah diterjang wabah Covid-19 di AS.

Sebelumnya DK harus membuat peraturan baru yang memungkinkan resolusi bisa disahkan dari jarak jauh, kasus pertama sejak lembaga penjamin perdamaian global itu dibentuk 75 tahun silam.

Setelah sekitar 2 pekan, anggota DK sepakat mereka memiliki waktu 24 jam untuk memberikan suara, terhitung sejak melakukan negosiasi tertutup pembahasan rancangan.

Suara 15 anggota tetap dan tidak tetap lalu dikirim secara elektronik ke Sekretariat PBB untuk dirilis hasilnya.

Sebenarnya beberapa negara ingin sidang digelar secara online melalui video conference, namun Rusia, satu dari lima negara pemilik hak veto, keberatan terkait alasan hukum dan politik.

Rusia hanya menyetujui video conference digelar untuk pertemuan informal.

Editor : Anton Suhartono