Pertama Kali, Saudi Rekrut Perempuan Jadi Anggota Angkatan Bersenjata

Anton Suhartono ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:26 WIB
Pertama Kali, Saudi Rekrut Perempuan Jadi Anggota Angkatan Bersenjata

Perempuan Saudi kini diperbolehkan bergabung dengan angkatan bersenjata (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan ruang lebih kepada perempuan warga negaranya untuk mengisi posisi yang dilarang sebelumnya. Setelah bekerja di perkantoran, kini para perempuan Saudi diperbolehkan mengabdi di militer.

Pengumuman yang disampaikan pada Rabu (9/10/2019) mengungkap, para perempuan berkesempatan menjadi anggota angkatan bersenjata.

"Langkah lain untuk pemberdayaan," cuit Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali AFP, Kamis (10/10/2019).

Meski demikian, posisi bagi perempuan di militer tetap dibatasi berdasarkan pangkat, yakni mereka bisa mengisi sebagai prajurit satu, kopral, dan sersan.

Ini merupakan lanjutan dari pelibatan perempuan di pekerjaan yang berkaitan dengan keamanan. Pada 2018, Saudi sudah mengizinkan perempuan bergabung dengan pasukan keamanan.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyetujui sejumlah reformasi yang bertujuan untuk memperluas hak-hak perempuan, termasuk mencabut aturan yang melarang mereka menyetir mobil, menonton pertandingan olahraga di stadion, serta bepergian ke luar negeri tanpa persetujuan wali laki-laki.

Saudi berupaya mengangkat imej sebagai negara terbuka seiring program untuk menarik wisatawan mancanegara ke Negara Teluk itu, sebagai bagian diversifikasi ekonomi dari mengandalkan minyak ke pariwisata.

Pada 28 September lalu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Saudi mengeluarkan visa turis yang pada tahap awal ini berlaku untuk 49 negara, kebanyakan dari Barat. Sejalan dengan itu, Saudi memperlonggar aturan bagi perempuan asing, seperti dalam hal berpakaian serta menginap di hotel.


Editor : Anton Suhartono