Pertama Kali, Virus Corona Renggut Nyawa Anak di AS

Anton Suhartono ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 08:00 WIB
Pertama Kali, Virus Corona Renggut Nyawa Anak di AS

AS konfirmasi kematian pertama corona libatkan anak di bawah 18 tahun (Foto: AFP)

LOS ANGELES, iNews.id - Otoritas Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi kasus kematian pertama virus corona melibatkan anak di bawah umur.

Kepala dinas kesehatan Los Angeles County Barbara Ferrer mengatakan, korban berusia di bawah 18 tahun berasal dari Lancester. Kasus ini menunjukkan bahwa virus corona menyebabkan kematian tanpa pandang bulu.

Covid-19 tak diskriminasi usia, ras, maupun tingkat sosial,” kata Ferrer, dikutip dari AFP, Rabu (25/3/2020).

Ferrer tak menjelaskan lebih jauh mengenai identitas korban, termasuk jenis kelamin maupun usia persisnya.

Tak disebutkan pula mengenai kondisi korban, termasuk sejak kapan dia terinfeksi dan apakah memiliki penyakit bawaan atau tidak.

Berbagai penelitian menyebutkan Covid-19 lebih dominan memengaruhi pasien berusia tua yang memiliki penyakit bawwaan.

Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS baru-baru ini mengungkap bahwa remaja memiliki kemungkinan kecil mengalami dampak virus corona, termasuk kasus kematian.

"Mirip dengan laporan dari negara lain, temuan ini menunjukkan bahwa risiko penyakit serius dan kematian akibat COVID-19 lebih tinggi pada kelompok usia lebih tua," demikian pernyataan CDC.

Hanya dua kasus kematian anak di bawah umur di China yang tercatat, dari 3.200 lebih. Itu pun mereka memiliki penyakit bawaan. Satu kasus di antaranya melibatkan bayi yang memiliki kelainan usus.

Los Angeles County, wilayah berpopulasi 10 juta jiwa, sejauh ini mengonfirmasi 662 kasus virus corona, 11 di antaranya meninggal.

Sementara itu California, negara bagian tempat Los Angeles berada, merupakan salah satu wilayah di AS yang paling parah dilanda corona. California memberlakukan lockdown pekan lalu.

Editor : Anton Suhartono