Pertemuan Bersejarah Pemimpin Uni Emirat Arab dan Israel, Bahas Nuklir Iran
ABU DHABI, iNews.id - Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Syekh Mohammed bin Zayed (MBZ) Al Nahyan bertemu Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, Senin (13/12/2021). Ini merupakan pertemuan resmi pertama pemimpin kedua negara sepanjang sejarah. UEA dan Israel menormalisasi hubungan pada Agustus 2020 ditengahi Amerika Serikat (AS).
Duta Besar Israel di Abu Dhabi Amir Hayek mengatakan, kedua pemimpin di antaranya membahas isu Iran dalam pertemuan tersebut. Dia tak menjelaskan secara rinci mengenai agenda pertemuan itu, namun menegaskan Bennett tidak datang hanya semata-mata untuk membahas masalah Iran.
"Israel bekerja sama dengan teman baru, dengan mitra untuk jangka panjang, dan pertimbangan yang dihasilkan akan menjadi pertimbangan pertahanan serta juga pertimbangan bagaimana Anda bekerja sama dengan negara yang sangat, sangat, sangat bersahabat dengan Israel," kata Hayek, kepada radio Israel, Army Radio.
Sementara itu kantor perdana menteri Israel merilis foto Bennett dan Syekh MBZ tersenyum dan berjabat tangan dan menyebutnya sebagai pertemuan bersejarah.
Surat kabar Israel Hayom, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan, Bennett diperkirakan akan memberi tahu MBZ soal informasi intelijen milisi dan drone yang dipasok Iran ke kawasan.
Israel bulan lalu memulai pembentukan pertahanan bersama melawan Iran dengan negara-negara Teluk Arab, termasuk UEA. Meski demikian sumber industri Israel mengatakan, negara Yahudi itu belum menawarkan alat pertahanan udara canggihnya ke UEA.
Sementara itu Kantor berita pemerintah UEA WAM melaporkan Syekh MBZ menyampaikan harapan terciptanya stabilitas di Timur Tengah. Dia juga berharap kunjungan Bennet bisa memajukan hubungan kerja sama serta demi kepentingan rakyat kedua negara.
Editor: Anton Suhartono