Perusahaan Perhiasan Dikecam terkait Iklan Keluarga Muslim Angkat Mantu Perempuan Hindu
NEW DELHI, iNews.id - Perusahaan ritel perhiasan kenamaan India, Tanishq, menarik iklan televisi terkait kecaman bahwa muatannya menyinggung umat Hindu.
Iklan itu menampilkan pasangan suami istri muslim yang melakukan ritual terhadap menantu perempuan beragama Hindu. Kelompok garis keras Hindu di India mengecam iklan itu di media sosial.
Tanishq merupakan perusahaan milik pengusaha minoritas keturunan Persia yang menganut agama majusi.
Perusahaan menjelaskan tak ada maksud untuk melecehkan agama tertentu dengan iklan tersebut. Idenya justru untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, merayakan berkumpulnya orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat.
Infeksi Covid-19 India Tembus 7 Juta Kasus, Hampir Salip AS
"Kami sangat sedih dengan adanya gejolak emosi serta menarik iklan ini, mengingat sentimen sakit hati serta (pengaruh terhadap) kesejahteraan karyawan, mitra, serta staf toko kami," bunyi pernyataan Tanishq, dikutip dari AFP, Rabu (14/10/2020).
Stasiun televisi NDTV melaporkan, salah satu toko perhiasan Tanishq di Gujarat diserang massa dan manajernya dipaksa membuat tulisan permintaan maaf.
Terlilit Utang, Pria India Belajar Rampok Dua Bank dari Youtube
Meskipun iklan tersebut ditarik, #BoycottTanishq menjadi trending di Twitter. Seorang netizen menuduh iklan itu ingin menampilkan 'cinta jihad'.
"Mayoritas pelanggan Anda beragama Hindu dan Anda menyakiti perasaan mereka, memalukan Anda," kata netizen lain.
"Cinta jihad" merupakan istilah yang muncul baru-baru ini, dibuat oleh ekstremis Hindu untuk menuduh pria muslim yang merayu perempuan Hindu sehingga membuat mereka pindah agama.
Editor: Anton Suhartono