Pesawat Luar Angkasa India Hilang Kontak Sesaat Sebelum Mendarat di Bulan
Suasana di ruang pusat kendali di Kota Bangalore sempat tegang menjelang proses pendaratan. Setelah suasana tegang selama beberapa menit, kepala Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) Kailasavadivoo Sivan memecah keheningan dengan mengumumkan bahwa komunikasi dengan Vikram telah putus.
Menurut Sivan, awalnya proses pendaratan Vikram berjalan sesuai rencana dan kondisinya teramati normal. Namun semuanya berubah saat Vikram berada di ketinggian 2,1 kilometer di atas Kutub Selatan Bulan.
"Selanjutnya komunikasi dari kendaraan ke stasiun Bumi hilang. Data sedang dianalisis," katanya, dikutip dari AFP.
Sebelumnya ISRO menyatakan bahwa proses pendaratan merupakan bagian yang paling rumit karena pesawat harus melakukan beberapa manuver yang kompleks. Sivan menyebutnya dengan istrilah 'teror 15 menit'.
(Narendra Modi menyaksikan langsung rencana pendaratan Vikram di ruang pusat kendali di Bangalore/AFP)