Pesawat Terbelah Dua usai Tergelincir saat Mendarat di India, 14 Orang Tewas

Berlianto, Sindonews ยท Sabtu, 08 Agustus 2020 - 03:21 WIB
Pesawat Terbelah Dua usai Tergelincir saat Mendarat di India, 14 Orang Tewas

Pesawat Air India Express tergelincir keluar landasan pacu dan terbelah dua saat mendarat di Bandara Kozhikode Kerala, India. (Foto: Times of India)

NEW DELHI, iNews.id - Pesawat Air India Express tergelincir keluar landasan pacu dan terbelah menjadi dua bagian saat mendarat di Bandara Kozhikode Kerala, India, Jumat (7/8/2020) malam. Ada 191 penumpang dalam pesawat nahas yang terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Polisi setempat memastikan 14 orang tewas dan 123 lainnya terluka dalam kecelakaan pesawat tersebut. Pengawas polisi Malappuram Abdul Kareem membenarkan jumlah korban kepada kantor berita ANI. Sementara 15 orang lainnya luka serius.

Pejabat setempat juga mengonfirmasi pilot dan co-pilot tewas dalam pendaratan darurat seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (8/8/2020).

Laporan media mengatakan, pesawat itu tergelincir keluar landasan pacu lalu jatuh ke lembah. Gambar dan video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat itu pecah menjadi dua bagian dan saat ini operasi penyelamatan sedang berlangsung.

Laporan lokal menyebut pesawat tidak terbakar dan para penumpang sedang dievakuasi. Kecelakaan ini terjadi pukul 19:00 waktu setempat di tengah hujan lebat yang turun di daerah tersebut.

Kelompok relawan Donor Darah India telah mengeluarkan permohonan mendesak bagi orang-orang untuk mendonorkan darah mereka di dua rumah sakit di Kota Kozhikode.

Penerbangan ini merupakan bagian dari program yang dijalankan pemerintah 'Vande Bharat' untuk membawa kembali orang India yang terdampar di luar negeri di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Dalam Negeri India Amit Shah menulis keterkejutannya atas insiden di kozhikode di media sosial. Dia mengerahkan pasukan tanggap bencana nasional untuk membantu upaya penyelamatan.

Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para korban dan keluarga. Dia berharap mereka yang terluka segera pulih.

Editor : Donald Karouw