Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Perawat ICU RS, Pakar Ungkap Sejumlah Kejanggalan
Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengklaim, Pretti, mendekati agen ICE sambil membawa pistol dan melawan dengan keras.
Kondisi itu yang menjadi dasar bagi petugas untuk menembak Pretti sebagai upaya pertahanan.
Namun, keterangan itu berbeda dengan rekaman video yang beredar. Para agen menahan Pretti menembaknya beberapa kali.
Aksi brutal para agen itu memicu gelombang kemarahan, termasuk dari politisi Partai Demokrat dan Republik. Video kejadian tersebut menunjukkan Pretti tidak pernah mengeluarkan senjata. Bahkan senjantanya telah disita sebelum ditembak.
Tidak jelas apakah ada pertikaian antara petugas dengan Pretti sebelumnya. Rekaman menunjukkan, Pretti mendokumentasikan razia imigrasi sekitar pukul 09.00.
Tak lama kemudian, seorang agen mendorong kerumunan menjauh dari kendaraan DHS termauk seorang pengguna jalan, ke pinggir jalan bersalju.
Editor: Anton Suhartono