Pidato di Sidang Umum PBB, Joe Biden Janji Hindari Perang Dingin Baru

Anton Suhartono · Rabu, 22 September 2021 - 06:28:00 WIB
Pidato di Sidang Umum PBB, Joe Biden Janji Hindari Perang Dingin Baru
Joe Biden berjanji akan menghindari Perang Dingin baru di tengah meningkatnya ketegangan dengan China (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berjanji akan menghindari Perang Dingin baru di tengah meningkatnya perseturuan dengan China. Dia mengatakan era baru persaingan akan dilalui tanpa Perang Dingin.

Dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa (21/9/2021) itu, Biden juga membahas soal pegendalian militer, perubahan iklim, serta berbagai krisis mulai dari Iran, Semenanjung Korea, hingga Ethiopia.

Biden memang tidak menyebut China secara terang-terangan dalam pidato pertamanya di Sidang Majelis Umum PBB, namun referensi dari perkataannya jelas merujuk pada negara pesaing utama AS tersebut. Diketahui AS berselisih dengan China di berbagai isu, seperti perang dagang, masalah HAM terhadap muslim Uighur di Xinjiang, soal Hong Kong dan Taiwan, klaim teritorial atas Laut China Selatan, termasuk di Indo-Pasifik.

Dia menegaskan AS tetap akan bersaing keras, baik di bidang ekonomi serta mendorong sistem demokrasi dan supremasi hukum.

“Kami akan membela sekutu dan rekan-rekan kami serta menentang upaya negara-negara kuat untuk mendominasi negara-negara lebih lemah, baik melalui perubahan wilayah secara paksa, pemaksaan ekonomi, eksploitasi teknis, atau disinformasi. Tapi, saya katakan sekali lagi, kami tidak menginginkan Perang Dingin baru atau membagi dunia menjadi blok-blok yang kaku," kata Biden, dikutip dari Reuters, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut dia menyinggung keputusan pemerintahannya untuk mengakhiri perang di Afghanistan. Menurut dia, keputusan itu merupakan bukti bahwa AS ingin mengakhiri era perang yang tak ada habisnya.

"Kami mengakhiri 20 tahun konflik di Afghanistan dan saat kami menutup era perang tanpa henti ini, kami membuka era baru diplomasi tanpa henti," kata Biden.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: