TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan beberapa pejabat menjalani karantina, Senin (30/3/2020), setelah seorang staf dinyatakan positif virus corona.
Kantor perdana menteri menyatakan, karantina merupakan tindakan antisipasi terkait kekhawatiran infeksi Covid-19.
Eks Polisi Ini Dibebaskan usai 30 Tahun Dipenjara atas Suap Rp3.700, tapi Esok Harinya Meninggal
Disebutkan, Netanyahu dan beberapa pejabat dekatnya menjalani tes virus corona dan masih menunggu hasil.
“Sebelum pemeriksaan epidemiologi selesai dan untuk menghilangkan keraguan, perdana menteri dan staf-staf dekat lainnya memutuskan akan menjalani karantina sampai (tes) keluar,” bunyi pernyataan, dikutip dari AFP.
Cegah Penyebaran Korona di Israel, PM Netanyahu Tutup Semua Lokasi Rekreasi dari Kafe hingga Hotel
Sebelumnya diberitakan, seorang ajudan atau staf Netanyahu terinfeksi virus corona.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku