Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngamuk! Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan di Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

PM Israel Naftali Bennett Sebut Negaranya Bebas Bertindak Apa Saja terhadap Iran

Senin, 07 Februari 2022 - 20:02:00 WIB
PM Israel Naftali Bennett Sebut Negaranya Bebas Bertindak Apa Saja terhadap Iran
Naftali Bennett (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menegaskan Iran merupakan ancaman terbesar bagi negaranya. Dia mengaku sudah membahas kekhawatiran yang berkembang tentang Iran dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam pembicaraan telepon.

Pembicaraan mereka juga menyinggung soal kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) yang dibahas di Wina, Austria, pekan ini.

Dalam pertemuan kabinet di Yerusalem kemarin, Bennett menegaskan kesepakatan nuklir tersebut, sekalipun disetujui, akan membawa malapetaka baru bagi Israel.

JCPOA disepakati pada 2015 oleh Rusia, China, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman untuk mengontrol dan mengawasi program nuklir Iran. Namun AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump menarik diri pada 2018 disertai dengan mejatuhkan kembali sanksi ekonomi untuk Iran. Sejak itu Iran meningkatkan program nuklirnya sampai di atas batas kesepakatan.

"Siapa pun yang berpikiran bahwa kesepakatan itu akan meningkatkan stabilitas adalah salah," kata Bennett, dikutip dari RT, Senin (7/2/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan telah membahas beberapa hal dengan Biden soal nuklir Iran. Bennett membahas agresivitas serta langkah-langkah untuk mencegah program nuklir Iran. Dia juga menuduh Iran, melalui milisi-milisi yang didukungnya di Timur Tengah, meningkatkan serangan di kawasan di tengah negosiasi.

Bennett lalu berjanji negaranya akan mempertahankan pendekatan kebebasan bertindak terhadap Iran, ada atau tidak adanya perjanjian nuklir.

“Kami saat ini menutup celah serta membangun kekuatan militer untuk beberapa tahun, bahkan puluhan tahun mendatang. Israel akan mempertahankan kebebasan bertindak dalam hal apa pun dengan atau tanpa kesepakatan,” katanya.

Selanjutnya Bennett mengaku telah mendapat dukungan dari Biden soal keamanan dan kebebasan bertindak. Israel juga mendapat dukungan penuh untuk mengisi kembali rudal pada sistem pertahanan Iron Dome setelah bertempur habis-habisan dengan pejuang Gaza tahun lalu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut