Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serangan Beruang Makin Ganas di Jepang, Incar Orang di Toilet Umum
Advertisement . Scroll to see content

PM Jepang Fumio Kishida Tegaskan Tak Takut dengan China dan Korea Utara

Sabtu, 27 November 2021 - 19:15:00 WIB
PM Jepang Fumio Kishida Tegaskan Tak Takut dengan China dan Korea Utara
Fumio Kishida (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mempertegas janjinya untuk mempertimbangkan semua opsi, termasuk mengerahkan kekuatan militer ke pangkalan musuh, di tengah meningkatnya ancaman dari China dan Korea Utara (Korut). Dia juga berjanji memperkuat Pasukan Bela Diri guna melindungi kedaulatan dari kedua negara tersebut.

Korut terus menguji coba rudal balistik sembari meningkatkan kemampuan militer, sementara China terus membangun fasilitas dan aktivitas militer di kawasan.

“Saya akan mempertimbangkan semua opsi, termasuk memiliki kemampuan serangan pangkalan musuh, memperkuat pertahanan yang diperlukan,” kata Kishida, dalam pidatonya kepada ratusan personel Pasukan Bela Diri Angkatan Darat, Sabtu (27/11/2021), dikutip dari Associated Press.

Kishida yang juga menjabat komandan tertinggi militer untuk pertama kali sejak menjabat perdana menteri pada Oktober lalu mendatangi pangkalan utama Kamp Asaka, di utara Tokyo. Acara itu dihadiri sekitar 800 personel Pasukan Bela Diri.

Menurut Kishida, situasi keamanan di sekitar Jepang berubah dengan sangat cepat. Fakta yang terjadi, kata dia, lebih parah dari sebelumnya. 

PM Jepang Fumio Kishida siap bertindak tegas melawan Korea Utara dan China (Grafis: MAP) 

“Lingkungan keamanan di sekitar Jepang berubah dengan cepat, dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal-hal yang dulu hanya terjadi dalam novel fiksi ilmiah hari ini menjadi kenyataan,” kata Kishida. 

Dia melanjutkan, pemerintahnya juga akan membuka dialog guna menentukan kebutuhan-kebutuhan serta dan mendapat masukan dari masyarakat. Diketahui, sebagian warga Jepang menentang langkah offensif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut