PM Johnson Sebut 'Trump Deal' Bisa Gantikan Kesepakatan Nuklir Iran

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 20:03 WIB
PM Johnson Sebut 'Trump Deal' Bisa Gantikan Kesepakatan Nuklir Iran

PM Inggris Boris Johnson. (FOTO: AFP)

LONDON, iNews.id - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bersedia bekerja sama untuk 'Trump Deal' atau Kesepakatan Trump demi menggantikan perjanjian internasional yang dirancang untuk menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir. Perjanjian itu lebih dikenal dengan perjanjian nuklir Iran 2015.

"Jika kita akan menyingkirkannya (perjanjian nuklir Iran 2015), maka kita perlu pengganti," kata Johnson soal kesepakatan nuklir 2015, seperti dilaporkan AFP, Selasa (14/1/2020).

Kesepakatan itu disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Inggris dan kekuatan Eropa lainnya berusaha menyelamatkan perjanjian itu sejak Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat (AS) keluar pada Juni 2018.

Inggris, Prancis, dan Jerman mengumumkan pada Selasa mereka meluncurkan mekanisme perselisihan di bawah JCPOA, karena Iran tidak memenuhi komitmennya.

Johnson mengatakan Kesepakatan Trump akan menjadi jalan keluar yang bagus, tetapi tidak merinci rincian proposal tersebut.

Idenya ini bertentangan dengan pernyataan Inggris, Prancis, dan Jerman, yang menyatakan tekad bekerja dengan semua negara untuk menjaga JCPOA.

"Dari perspektif Amerika, itu (JCPOA) adalah perjanjian yang cacat, sudah berakhir, ditambah lagi dinegosiasikan oleh (mantan) Presiden Obama," kata Johnson.

"Presiden Trump adalah pembuat kesepakatan hebat -dengan akunnya sendiri dan banyak lainnya. Mari kita bekerja sama menggantikan JCPOA dan mendapatkan kesepakatan Trump sebagai gantinya."

Iran semakin tidak patuh dan melanggar aturan JCPOA sejak AS keluar. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan ketidakpatuhan itu menjadi "sangat akut" sehingga Eropa sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan.


Editor : Nathania Riris Michico