Polisi Inggris Rilis Nama 39 Jasad Warga Vietnam yang Ditemukan di Truk Kontainer

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 09 November 2019 - 11:30 WIB
Polisi Inggris Rilis Nama 39 Jasad Warga Vietnam yang Ditemukan di Truk Kontainer

Seorang petugas polisi mengamankan lokasi kejadian di mana sebuah truk ditemukan mengangkut 39 mayat. Truk ditemukan di Waterglade Industrial Park di Grays, sebelah timur London, 23 Oktober 2019 ini. (FOTO: AFP)

LONDON, iNews.id - Polisi Inggris merilis nama 39 orang Vietnam yang ditemukan tewas di truk berpendingin bulan lalu. Di antara para korban terdapat dua bocah lelaki berusia 15 tahun.

Banyak dari mereka berasal dari dua provinsi di Vietnam, Nghe An dan Ha Tinh, yang dikenal sebagai pusat imigrasi ilegal. Saat ini di sana para kerabat korban masih menunggu kabar.

Dari 39 korban yang ditemukan dalam peti kemas yang diparkir dekat pelabuhan Purfleet Inggris pada 23 Oktober, sebanyak 10 orang berusia di bawah 20 tahun dan delapan orang adalah perempuan.

Pemerintah Inggris dan Vietnam kini berupaya memulangkan jenazah mereka.

BACA JUGA: Kepolisian Inggris Yakin 39 Jenazah di Truk Kontainer Warga Vietnam, Bukan China

Banyak keluarga yang sudah berbicara kepada AFP bahwa orang-orang yang mereka cintai hilang. Kebanyakan berkaitan dengan kisah pria dan perempuan muda yang ingin mencari kehidupan yang lebih baik.

Nguyen Huy Hung, seorang bocah lelaki berusia 15 tahun dari distrik Nghi Xuan di Provinsi Ha Tinh, pergi meninggalkan desanya ke Inggris untuk bertemu dengan orangtuanya. Kakaknya sudah pindah ke Korea Selatan.

Hoang Van Tiep (18) dan sepupunya, Nguyen Van Hung (33) dari distrik Dien Chau di Nghe An, pergi bersama setahun lalu untuk pindah ke Prancis.

BACA JUGA: 39 Warganya Ditemukan Tewas di Truk Kontainer, Vietnam Sebut Kejahatan Serius

Pria yang lebih muda itu bekerja sebagai pencuci piring sebelum mereka bertemu dan melakukan perjalanan ke Inggris.

Pada 21 Oktober, dua hari sebelum truk ditemukan, Hoang Van Tiep menulis surat kepada keluarganya meminta 13.000 dolar untuk membayar penyelundup perjalanannya ke Inggris.

Beberapa kerabat yang berbicara kepada AFP khawatir tentang pembayaran ribuan dolar itu, yang diduga dilakukan demi melakukan perjalanan naas itu.

BACA JUGA: Temuan 39 Mayat dalam Truk Kontainer di Inggris, Vietnam Tangkap 8 Orang Lagi

Pham Thi Tra My (26) dari distrik Can Loc di Provinsi Ha Tinh, meninggalkan rumah pada 3 Oktober dan mengirim pesan terakhir kepada ibunya dari dalam truk.

"Maaf, Ibu. Jalan saya ke luar negeri tidak berhasil. Ayah dan ibu, saya sangat mencintaimu! Saya sekarat karena saya tidak bisa bernapas," katanya, sebelum truk ditemukan, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (9/11/2019).


Editor : Nathania Riris Michico