Polisi Ini Aniaya Kekasih Gara-Gara Ramalan Bintang Mereka Tak Cocok Menikah
SINGAPURA, iNews.id - Seorang polisi di Singapura memukuli kekasihnya gara-gara ramalan bintang atau horoskop yang menyatakan mereka tidak cocok menikah.
Penganiayaan terjadi di pantri markas Kepolisian Penjaga Pantai Singapura di Brani. Polisi yang tak disebutkan identitasnya itu didakwa dengan tiga tuduhan karena menyebabkan korban luka serta intimidasi. Dia dijatuhi hukuman penjara 6 pekan dalam sidang pada 14 Januari lalu.
Kasus ini terjadi pada 29 November 2018, beberapa bulan setelah mereka mulai berpacaran. Hubungan mereka berakhir karena ramalan bintang yang menyebutkan mereka tidak cocok menikah.
Setelah membaca ramalan itu, pria yang kini berusia 27 tahun itu kesal dan memukuli pacarnya. Bukan hanya itu, pelaku menelepon korban dan mengancam akan membunuh serta mengunggah foto telanjangnya di media sosial.
Percakapan telepon itu ternyata direkam oleh korban yang kemudian dijadikan sebagai bukti bersama beberapa foto luka pada tubuhnya.
Dalam keterangan, sang perempuan mengaku tidak senang dengan hubungan mereka karena kekasihnya terlalu posesif dan melakukan pelecehan. Korban juga mengaku kerap dianiaya dan dilarang menggunakan media sosial.
Sementara itu sang pria membantah memukuli kekasihnya dan berdalih hanya mendorong saat di pantri. Dorongan itu menyebabkan wajah korban terkena loker besi dan luka.
Hakim memvonis pria itu dengan hukuman penjara 6 pekan namun dia dibebaskan dengan membayar jaminan 15.000 dolar Singapura.
Editor: Anton Suhartono