Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim, Investigasi Klaim Dukungan Mayoritas Anggota Parlemen

Antara ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:00 WIB
Polisi Malaysia Panggil Anwar Ibrahim, Investigasi Klaim Dukungan Mayoritas Anggota Parlemen

Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengklaim mendapat dukungan dari ratusan anggota parlemen untuk membentuk menggulingkan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. (foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Polisi Diraja Malaysia (PDRM) bakal memanggil pemimpin oposisi Malaysia Dato' Seri Anwar Bin Ibrahim di Bukit Aman, Jumat (15/10/2020) besok. Pemanggilan itu terkait penyebaran informasi 121 orang anggota parlemen yang mendukungnya.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal PDRM, Komisaris Besar Polisi Huzir Mohamed mengemukakan hal itu dalam pernyataannya ke media di Kuala Lumpur, Kamis (15/10/2020).

Investigasi dilakukan sesuai Pasal 505(b) KUHP dan Pasal 233 Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998.

"PDRM masih melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang dugaan penyebaran daftar tersebut di media massa saat ini. Sampai sekarang total 113 laporan polisi telah diterima," katanya.

Sehubungan hal tersebut Dato' Seri Anwar Ibrahim telah diminta hadir memberikan bukti pada Jumat (16/10/2020) di Kantor Unit Investigasi Pidana Kelas (USJT) Departemen Penyelidikan Pidana Bukit Aman.

"Untuk menjamin harmoni masyarakat, pihaknya mendorong agar orang tidak membuat, mempublikasi dan mendistribusikan pernyataan apa pun yang dapat mengganggu perdamaian dan keamanan publik," lanjutnya.

Sebelumnya, PDRM mengatakan Anwar Ibrahim telah diminta untuk memberi keterangan pada 12 Oktober jam 11.00 pagi namun sekretaris Anwar menginformasikan bahwa dia bisa hadir pada 13 Oktober 2020 pukul 09:00 pagi.

Sementara itu, merespons informasi pemanggilan Anwar Ibrahim tersebut, anggota parlemen dan Direktur Komunikasi dan Wakil Ketua Angkata Muda Keadilan Partai Keadilan Rakyat (PKR), Fakhmi Fadzil, belum memberikan komentar.

Editor : Arif Budiwinarto