Polisi yang Tembak Mati Ibu dan Anak dari Jarak Dekat Mengaku Tak Bersalah
MANILA, iNews.id - Jonel Nuezca, polisiFilipina yang menembak mati tetangga yakni seorang perempuan dan anaknya dari jarak dekat di Paniqui, Tarlac, mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan pembunuhan.
Aksi koboi Jonel yang terjadi pada 20 Desember 2020 itu terekam kamera ponsel yang diambil beberapa orang hingga menjadi viral di media sosial. Presiden Rodrigo Duterte pun berkomentar mengecam keras Jonel.
Dua korban, Sonya Gregorio dan Anthony, ditembak di bagian kepala dari jarak dekat. Korban tewas seketika di lokasi disaksikan banyak orang.
Petugas humas Kepolisian Wilayah 3 Filipina Soledad Elifanio, sepeti dikutip dari Philippine Daily Inquirer, Senin (11/1/2021), mengatakan, Jonel didakwa pada 7 Januari lalu di pengadilan kota setempat dan mengajukan pembelaan tidak bersalah.
Meurut Elifanio, pengadilan menjadwalkan sidang berikutnya pada 4 Februari.
Sementara itu keluarga mendiang Sonya mengatakan mereka mendapatkan saksi yang bersedia memberikan keterangan untuk melawan argumen Jonel di pengadilan.