Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Prancis Bubarkan Lembaga Amal Muslim Terbesar di Tengah Kecaman Penerbitan Kartun Nabi

Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:30:00 WIB
Prancis Bubarkan Lembaga Amal Muslim Terbesar di Tengah Kecaman Penerbitan Kartun Nabi
Logo lembaga amal Muslim terbesar di Prancis, BarakaCity. (foto: BarakaCity)
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Prancis melakukan pemantauan besar-besaran terhadap kelompok, jejaraing media sosial, serta arus percapakan telepon yang terkait jaringan Islam radikal pascapembunuhan seorang guru sekolah di pinggiran kota Paris. Penyebabnya, guru tersebut menggunakan kartun Nabi Muhammad sebagai bahan diskusi mata pelajaran kebebasan berekspresi.

Prancis tengah menjadi sorotan dunia menyusul ucapan Presiden Emmanuel Macron untuk memerangi "separatisme Islam." Dia secara tegas memegang teguh sekulerisme di Prancis dan menjamin kebebasan berekspresi, termasuk menggunakan cara-cara yang merendahkan agama.

Negara-negara Muslim dunia menyerukan kecaman serta mendorong aksi boikot produk-produk Prancis sebagai bentuk kemarahan.

Dalam Islam, menggambarkan Nabi Muhammad menyerupai bentuk manusia seperti apapun dianggap sebagai penistaan.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut