Prancis Merasa Terhina dan Dibohongi: Hubungan Kami dengan Australia dan AS dalam Krisis

Ahmad Islamy Jamil ยท Minggu, 19 September 2021 - 02:43:00 WIB
Prancis Merasa Terhina dan Dibohongi: Hubungan Kami dengan Australia dan AS dalam Krisis
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian. (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.idPrancis merasa terhina dan dibohongi karena pembatalan atas pesanan kapal selam buatan negara Eropa itu—yang bernilai puluhan miliar dolar AS—oleh Australia, baru-baru ini. Akibatnya, hubungan Prancis dengan Australia dan AS kini berada dalam krisis.

Keputusan Canberra itu menyebabkan Paris harus menarik para utusan diplomatiknya dari kedua negara sekutu tersebut, Jumat (17/9/2021). 

“Fakta bahwa, untuk pertama kalinya dalam sejarah hubungan antara Amerika Serikat dan Prancis, kami memanggil duta besar kami untuk konsultasi adalah tindakan politik yang serius yang menunjukkan intensitas krisis hari ini antara kedua negara kami dan juga dengan Australia,” kata Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, kepada televisi France 2.

“Ada tipu muslihat, penghinaan, dan kebohongan. Kalian tidak bisa bermain seperti itu dalam sebuah aliansi,” ucap Le Drian.

Australia pada Kamis (16/9/2021) mengumumkan bahwa pihaknya akan membatalkan kesepakatan 2016 dengan Grup Angkatan Laut Prancis terkait pembangunan armada kapal selam konvensional. Sebagai gantinya, negeri kanguru akan membangun setidaknya delapan kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi AS dan Inggris. Rencana itu tertuang dalam kesepakatan keamanan trilateral antara Australia, AS, dan Inggris.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: