Predator Seks Australia Cabuli 47 Anak di Bawah Umur Termasuk Bocah Indonesia
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Melbourne, Rabu (22/5/2019), Kunsevitsky mengaku bersalah atas puluhan dakwaan yang menjeratnya. Sebanyak 25 dakwaan di antaranya yakni melakukan hubungan seks dengan anak di bawah umur di luar Australia.
Dia juga dijerat dengan 12 dakwaan yakni memaksa anak untuk berhubungan seksual dengan sesamanya.
Kunsevitsky lahir di Rusia dan pindah ke Australia saat berusia 12 tahun. Surat kabar Melbourne The Age melaporkan, Singapura dijadikan 'rumah adopsi' sehingga dia leluasa mencari mangsa di Asia Tenggara.
Kasus ini terungkap setelah kepolisian Jerman menyelidiki beredarnya video porno yang diperankan Kunsevitsky dengan beberapa anak.
Polisi Jerman lalu memberi tahu video tersebut kepada petugas di Australia yang dilanjutkan dengan penyelidikan terhadap Kunsevitsky pada 2016. Saat itu pelaku masih tinggal di Singapura.