Presiden Brasil Dipatuk saat Beri Makan Burung Rhea, Netizen: Hewan Tahu Siapa Orang Jahat

Arif Budiwinarto ยท Rabu, 15 Juli 2020 - 06:26 WIB
Presiden Brasil Dipatuk saat Beri Makan Burung Rhea, Netizen: Hewan Tahu Siapa Orang Jahat

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, tengah memberi makan burung Rhea saat menjalani karantina di istana negara (foto: AFP)

BRASILIA, iNews.id - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menghabiskan waktu karantina di istana negara dengan menyibukkan diri memberi makan hewan. Saat memberi makan kawanan burung Rhea, tangan Bolsonaro dipatuk burung endemik tersebut.

Presiden Bolsonaro tengah menjalani karantina di Istana Alvorada di ibu kota Brasilia setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pada 7 Juli kemarin. Dilansir dari The Guardian, Rabu (15/7/2020), Bolsonaro mengusir kebosanan selama karantina dengan beraktivitas fisik di lingkungan istana.

Pada Senin (13/7/2020) kemarin, Bolsonaro terlihat mengenakan masker tengah memberi makan kawanan burung Rhea, satwa endemik Brasil mirip burung unta tetapi fisiknya lebih pendek, di halaman istana.

Entah apa yang menyebabkan burung-burung tersebut jadi agresif, tangan Bolsonaro beberapa kali dipatuk burung berleher panjang. Momen tak biasa itu tersebar luar di media sosial.

Responsnya beragam, ada yang meninggalkan komentar lucu sampai yang menggunakannya sebagai sindiran politis.

"100 persen Rhea," tulis anggota Kongres Partai Komunis Jandira Feghali di laman Facebook.

"Bahkan, hewan-hewan mengenali orang jahat," kicau jurnalis Solange Mateus.

"Alam tengah menyembuhkan diri," demikian tweet ilmuwan biologi, Flavio Souza.

Meskipun belum sampai 14 hari menjalani karantina, Bolsonaro berencana melakukan tes kedua dalam waktu dekat. Dia menyatakan mulai tidak betah berada di dalam istana dalam waktu yang cukup lama.

"Saya tidak tahan dengan rutinitas di istana. Ini mengerikan," kata Bolsonaro.

Presiden berusia 65 tahun itu dikenal sebagai sosok kontroversial saat pandemi Covid-19 melanda. Bolsonaro menolak memakai masker serta menganggap Covid-19 tak ubahnya flu biasa.

Brasil berada di tempat kedua negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Berdasarkan data hari Selasa (15/7/2020) kemarin, terdapat 1,93 juta kasus positif dengan angka kematian menembus 74.133.

Editor : Arif Budiwinarto