Presiden Macron Minta Penjelasan PM Israel soal Spyware Mata-matai Pejabat Prancis

Anton Suhartono ยท Minggu, 25 Juli 2021 - 13:39:00 WIB
Presiden Macron Minta Penjelasan PM Israel soal Spyware Mata-matai Pejabat Prancis
Emmanuel Macron (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta penjelasan kepada Perdana Menteri Israel Naftali Bennett soal spyware Pegasus. Spyware itu yang membuat Macron mengganti ponsel dan nomor telepon karena khawatir dimata-matai. Pegasus dikembangkan oleh NSO Group, perusahaan yang berbasis di Israel.

Satsiun televisi Israel Channel 12 melaporkan, Macron dan Bennett berbicara melalui telepon pada Sabtu (24/7/2021). Pada kesempatan itu Macron mengungkapkan ketidaknyamanannya soal laporan ponsel para pejabat pemerintah Prancis dimata-matai.

Bennett merespons dengan berjanji akan membuka penyelidikan tingkat tinggi mengenai laporan tersebut. Dia menegaskan peristiwa itu berlangsung sebelum dia menjabat perdana menteri. 

Dilaporkan, setidaknya 10 negara, di antaranya Bahrain, Kazakhstan, Meksiko, Maroko, Azerbaijan, Hongaria, India, dan Uni Emirat Arab merupakan pelanggan NSO Group. Mereka menggunakan spyware produk NSO untuk menargetkan para aktivis, jurnalis, pengacara, dan politisi di bebagai negara.

Spyware ini dapat mengambil data dari pesan, foto, video, rekaman audio, serta aplikasi di dalam ponsel yang ditargetkan.

Sebelumnya sumber pejabat di istana kepresiden Prancis menyatakan, Macron mengganti ponsel serta nomor telepon sebagai tindakan pencegahan. 

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2