Presiden Paraguay Santiago Pena Mundur, Dipicu Krisis Perbankan
ASUNCION, iNews.id - Presiden ParaguaySantiago Pena mengundurkan diri, Kamis (5/11/2026). Pengunduran dirinya terkait krisis Bank Ueno hingga memaksa penyitaan oleh bank sentral Paraguay.
Pena mengumumkan pengunduran diri dalam pesan video yang diunggah ke media sosial X. Dia menjelaskan, pengunduran diri dilakukan demi menjaga stabilitas negara dan institusi demokrasi.
“Saya telah membuat keputusan untuk mengajukan pengunduran diri sebagai presiden republik,” katanya, seperti dikutip dari AFP, Jumat (6/11/2026).
Pena juga menyampaikan permintaan maaf, meski tidak mengaku bertanggung jawab atas krisis perbankan tersebut.
“Saya juga ingin meminta maaf kepada rakyat jika saya telah mengecewakan pada titik mana pun. Bukan niat saya untuk mengkhianati kepercayaan yang mereka berikan kepada saya,” tuturnya.
Prioritasnya adalah memastikan para nasabah mendapatkan kembali uang mereka. Setiap uang yang disimpan, kata dia, terdapat kerja keras bertahun-tahun, pengorbanan, dan impian keluarga.
Beberapa jam setelah bank sentral Paraguay menyita Bank Ueno, Pena menghadapi pemakzulan. Sementara itu di jalanan, para demonstran bentrok dengan polisi.
Polisi juga telah menahan para pimpinan Bank Ueno.
Penyitaan Bank Ueno, yang mengklaim lebih dari 60 persen penduduk dewasa Paraguay sebagai nasabahnya, telah mengguncang sistem keuangan negara tersebut.
Krisis Ueno Bank merupakan skandal perbankan yang berkembang menjadi krisis politik nasional. Masalahnya bukan sekadar bank digital bangkrut, melainkan menyangkut dugaan kredit bermasalah kepada perusahaan yang terafiliasi dengan pemilik bank, penempatan uang negara dalam jumlah besar, serta hubungan bisnis bank tersebut dengan Presiden Pena.
Bank sentral akhirnya mengambil alih Bank Ueno, Selasa (3/11/2026) setelah menemukan masalah serius dalam permodalannya. Dampaknya, sekitar 3 juta nasabah terdampak dan tidak bisa mengakses layanan perbankan mereka.
Skandal tersebut kemudian memicu demonstrasi, penyelidikan pidana, penahanan sejumlah petinggi bank, hingga proses pemakzulan.
"Santiago Pena dan Partai Colorado telah mencuri semua tabungan kami,” kata Luis Pineda, seorang demonstran yang berunjuk rasa di Kongres, merujuk pada partai yang menaungi Pena.
“Kami sudah muak dengan 70 tahun penjarahan ini,” tuturnya.
Editor: Anton Suhartono