Presiden Portugal Dikarantina Setelah Berinteraksi dengan Siswa Penderita Virus Korona
"Setelah mendengarkan otoritas kesehatan, Presiden Republik, meskipun tidak memiliki gejala virus apa pun, memutuskan membatalkan semua aktivitas publik selama 2 pekan mendatang," bunyi pernyataan kepresidenan, dikutip dari Xinhua, Senin (9/3/2020).
Disebutkan pula dalam pernyataan, tindakan yang dilakukan Presiden juga untuk memberikan contoh kepada warga sehingga bersama-sama bisa mencegah penyebaran virus korona.
"Saat semua warga Portugal menunjukkan kedewasaan yang tinggi dalam menghadapi wabah Covid-19, Presiden Republik memahami bahwa dia harus memberi contoh dalam upaya pencegahan."
Hingga Minggu, Portulal melaporkan 30 kasus virus korona setelah ada penambahan sembilan penderita.
Editor: Anton Suhartono