Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Putin: Rusia Bisa Saja Pangkas Produksi Minyak akibat Pembatasan Harga oleh Barat

Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:18:00 WIB
Presiden Putin: Rusia Bisa Saja Pangkas Produksi Minyak akibat Pembatasan Harga oleh Barat
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya bisa saja memangkas produksi minyak mentah akibat pembatasan harga yang diterapkan Barat. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya bisa saja memangkas produksi minyak mentah akibat pembatasan harga yang diterapkan Barat

"Kami akan berpikir, mungkin, bahkan tentang kemungkinan, jika perlu ... pengurangan produksi," katanya kepada wartawan di ibu kota Kyrgyzstan, Bishkek Jumat (9/12/2022). 

Pernyataan itu bisa dikatakan sebagai reaksi lain dari Kremlin atas pembatasan harga minyak mentah yang ditetapkan Barat dan Uni Eropa (UE). Sebelumnya, Rusia akan menolak untuk menjual minyak mentahnya ke negara mana pun yang memberlakukan batasan harga. 

Putin menjelaskan, Rusia memiliki perjanjian produksi dengan anggota lain dari klub produsen minyak OPEC+. Jadi langkah drastis (mengurangi produksi) seperti itu masih mungkin terjadi.

“Kami sedang memikirkan hal ini, belum ada solusi. Dan langkah konkret akan dituangkan dalam surat keputusan dari presiden Rusia yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan,” kata Putin.

Sebelumnya, G7, UE dan Australia pekan lalu menyetujui batas harga 60 dolar AS per barel untuk minyak mentah lintas laut Rusia.

"Mengenai reaksi kami, saya telah mengatakan tidak akan menjual ke negara-negara yang membuat keputusan seperti itu," kata Putin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut