Pria AS yang Hilang 22 Tahun Lalu Ditemukan Berkat Google Earth, Begini Kisahnya

Anton Suhartono ยท Jumat, 13 September 2019 - 13:35 WIB
Pria AS yang Hilang 22 Tahun Lalu Ditemukan Berkat Google Earth, Begini Kisahnya

Mobil Moldt terdeteksi Google Earth di pinggir danau Palm Beach (Google Earth)

PALM BEACH, iNews.id - Pria asal Florida, Amerika Serikat, yang hilang 22 tahun lalu ditemukan, meskipun sudah dalam kondisi meninggal.

Jenazah pria bernama William Moldt itu ditemukan di sebuah danau setelah mobil yang dikendarainya terdeteksi melalui Google Earth.

Kantor Sheriff Palm Beach (PBSO) dalam pernyataannya di Facebook mengungkap, Moldt hilang pada 8 November 1997 saat pulang dari kelab malam di Lantana, Florida.

Petugas mendapati kerangka manusia di dalam mobil yang tenggelam di danau setelah seorang warga secara tidak sengaja melihatnya di Google Earth pada 27 Agustus 2019. Berdasarkan pemeriksaan DNA pada Kamis (12/9/2019), kerangka itu dipastikan sebagai Moldt.

(William Moldt/Telegraph)

"Warga yang tinggal sebelumnya di Grand Isles (utara Miami) sedang mencari di Google search melalui Google Earth di area itu dan menemukan apa yang diduga sebagai kendaraan yang berada di danau belakang sebuah rumah," bunyi pernyataan, seperti dilaporkan kembali DPA, Jumat (13/9/2019).

Dilanjutkan, warga tersebut lalu menghubungi pemilik rumah di dekat danau. Dia lalu mencoba memastikan obyek tersebut menggunakan drone yang diterbangkan di atas benda mencurigakan di danau belakang rumahnya.

Setelah memastikan bahwa benda itu kendaraan, yakni Saturn SL tahun 1994 dengan pelat nomor RAF61S, pemilik rumah menghubungi Kantor Sheriff Palm Beach untuk diambil tindakan lebih lanjut.

"Eksterior kendaraan itu sangat terkalsifikasi dan jelas berada di air untuk waktu yang cukup lama. Setelah mengeluarkan kendaraan, ditemukan kerangka manusia di dalamnya."

Setelah itu kerangka diidentifikasi petugas kantor forensik guna memastikan identitasnya.

Dari situlah diketahui bahwa kerangka tersebut milik Moldt yang dilaporkan hilang sejak 1997.

Moldt diketahui hanya seorang diri di dalam mobil. Mengenai penyebab bagaimana kendaraannya bisa masuk danau, hal itu belum bisa dipastikan. Diduga dia kehilangan kendali karena dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol sepulangnya dari kelab malam sekitar pukul 23.00 waktu setempat.


Editor : Anton Suhartono