Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Pria Ini Terlempar ke Luar saat Terbang dengan Jet Tempur, Alasannya Konyol

Rabu, 15 April 2020 - 09:36:00 WIB
Pria Ini Terlempar ke Luar saat Terbang dengan Jet Tempur, Alasannya Konyol
Seorang pria terlontar dari jet tempur Dassault Rafale B karena tak sengaja memegang tuas ejector (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id - Seorang pria berusia 64 tahun tak sengaja memegang tuas  pelontar saat terbang menggunakan jet tempur Dassault Rafale B di langit pangkalan udara Prancis. Alasannya bisa dibilang konyol.

Peristiwa tersebut terjadi pada Maret 2019, namun pemerintah Prancis baru mengungkapnya pada 6 April 2020.

Dilaporkan BuzzFeed News, pria tersebut merupakan seorang manager grup perusahaan alat pertahanan Prancis. Dia belum punya pengalaman terbang dengan jet tempur sebelumnya.

Dia mendapat tawaran dari rekannya yakni berkesempatan duduk di kursi kopilot jet tempur untuk joy flight. Sang teman sudah mengantongi izin dari kementerian terkait untuk menggelar acara itu.

Namun kesempatan itu tak didahului dengan persiapan matang lantaran tawaran untuk joy flight sangat mendadak, yakni datang di hari yang sama. tak pelak, pria yang tak disebutkan identitasnya tersebut tak mempersiapkan diri, termasuk menggali pengetahuan tentang pesawat yang dinaikinya.

Laporan menyebutkan, pria itu juga tak menjalani tes kesehatan. Padahal berdasarkan aturan standar, seseorang harus melakukan pemeriksaan kesehatan 10 hari sebelum terbang dengan jet tempur yang mampu melaju melebihi kecepatan suara itu.

Fakta lain mengungkap, saat memasuki jet tempur, jantungnya berdetak 136 sampai 142 kali per menit lantaran gerogi.

Saat Dassault Rafale B lepas landas dari pangkalan udara Saint Dizier, ternyata perangkat keselamatan standar belum diterapkan pada pria itu, termasuk penggunaan helm.

Di udara, pilot melakukan beberapa manuver termasuk gravitasi negatif yang membuat seseorang seperti terbalik.

"Mengalami pengalaman gravitasi negatif, penumpang yang tak terikat dengan baik terkejut lalu menyentuh tuas ejector secara tidak sengaja dan mengaktifkannya," demikian isi laporan.

Setelah itu, dia terlontar keluar dari pesawat namun mendarat dengan selamat menggunakan parasut.

Korban mendarat dengan hanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Seharusnya berdasarkan sistem keselamatan, pilot juga ikut terlontar keluar. Namun terjadi kerusakan sehingga pilot tetap di posisinya dan bisa mendaratkan pesawat dengan selamat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut