Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Bekasi Segera Panggil Umi Cinta yang Janjikan Masuk Surga Bayar Rp1 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Pria Psikopat Dalang Pembunuhan Massal Era 60-an di AS Meninggal

Senin, 20 November 2017 - 14:53:00 WIB
Pria Psikopat Dalang Pembunuhan Massal Era 60-an di AS Meninggal
Foto Charles Manson yang dirilis otoritas lembaga pemasyarakatan California pada Agustus lalu (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

LOS ANGELES, iNews.id - Pada Jumat lalu, bos mafia Italia Salvatore Riina tutup usia. Kini giliran Charles Manson, seorang pemimpin kelompok pemujaan di Amerika Serikat (AS) yang bertanggung jawab di balik pembunuhan massal di California pada 1960-an, meninggal.

Media AS melaporkan, pria berusia 83 tahun itu dirawat di Rumah Sakit Bakersfield, California, sejak awal November lalu.

Berita tentang kematian Manson pertama kali dilaporkan oleh TMZ, mengutip pernyataan dari Debra Tate, saudara perempuan korban pembunuhan Manson. Debra mendapat kabar dari penjara bahwa Manson meninggal di rumah sakit pada Minggu 19 November malam.

Manson bukan pelaku pembunuhan, tapi dia menyuruh para pengikutnya yang disebut dengan 'keluarga Manson'.

Pada 1969, Manson memerintahkan para pengikutnya membunuh tujuh orang. Di antara korban adalah aktris Hollywood, Sharon Tate, yang juga istri dari sutradara Roman Polanksi.

Empat orang lainnya ditusuk secara brutal di rumah Sharon. Lalu pada keesokan harinya, pasangan kaya di Los Angeles tewas dibunuh oleh keluarga Manson.

Di sisi lain, Manson percaya bahwa nantinya akan terjadi perang ras di Amerika. Setelah itu terjadi, dia yakin bisa muncul sebagai pemimpin tatanan baru sosial dan menyebut dirinya dengan julukan 'Helter Skelter'.

Jaksa menilai, motif Manson melakukan pembunuhan bernuansa ras ini untuk menghidupkan perang antarkulit hitam dan putih. Orang kulit hitam Amerika nantinya akan dipersalahkan atas pembunuhan tersebut, dengan demikian ketegangan rasial pun akan meningkat.

Pria kelahiran 12 November 1934 ini juga berusaha meyakinkan pengikutnya bahwa dia adalah reinkarnasi dari Yesus Kristus. Dia mengaku bisa menyembuhkan penyakit menggunakan kombinasi obat-obatan terlarang. Dari obat itu pula dia bisa membuat para prempuan muda di bawah kendalinya.

Manson dijatuhi hukuman mati pada 1971. Namun saat itu hukuman mati dilarang di California, sehingga Manson hanya dipenjara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut