Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rudal Iran Tak Habis-Habis meski Perang Panjang Lawan AS, Ini Rahasianya
Advertisement . Scroll to see content

Profil Bill O'Reilly, Pengamat Politik AS yang Sebut Negara Asia Tenggara Tak Punya Uang

Sabtu, 26 April 2025 - 08:27:00 WIB
Profil Bill O'Reilly, Pengamat Politik AS yang Sebut Negara Asia Tenggara Tak Punya Uang
Bill O'Reilly kembali menjadi sorotan usai menyebut negara Asia Tenggara tak punya uang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Skandal dan Pengunduran Diri

Meskipun sukses secara profesional, Bill O'Reilly tidak lepas dari kontroversi pribadi. Pada April 2017, The New York Times melaporkan bahwa O’Reilly telah membayar lebih dari 10 juta dolar AS untuk menyelesaikan sejumlah kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya.

Kasus ini muncul di tengah gelombang skandal serupa yang melanda Fox News, termasuk pengunduran diri Presiden FNC, Roger Ailes. Tak lama setelah laporan tersebut dipublikasikan, O’Reilly mengundurkan diri dari jabatannya di Fox News.

Karier sebagai Penulis Buku

Selain menjadi pembawa acara dan komentator, Bill O'Reilly juga aktif sebagai penulis. Ia telah menerbitkan banyak buku laris, baik fiksi maupun nonfiksi.

Beberapa karya terkenalnya antara lain:

  • Those Who Trespass: A Novel of Murder and Television (1998)
  • The O’Reilly Factor (2000)
  • Who’s Looking Out for You? (2003)
  • Culture Warrior (2006)
  • Pinheads and Patriots (2010)
  • Old School: Life in the Sane Lane (2017)
  • Buku-bukunya kerap membahas isu-isu politik Amerika dari sudut pandang konservatif, dan banyak yang masuk daftar buku terlaris.

Profil Bill O'Reilly mencerminkan figur media yang penuh warna: tajam, kontroversial, dan berpengaruh. Pernyataannya tentang Asia Tenggara baru-baru ini kembali menegaskan gaya khasnya, blak-blakan dan provokatif. 

Terlepas dari berbagai kontroversi, O'Reilly tetap menjadi salah satu komentator politik paling dikenal dalam sejarah media Amerika.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut