Protes Anti-Pemerintah Kembali Bergulir di Irak

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 25 Oktober 2019 - 10:06:00 WIB
Protes Anti-Pemerintah Kembali Bergulir di Irak
Unjuk rasa anti-pemerintah di Irak. (FOTO: AFP)

BAGHDAD, iNews.id - Para pengunjuk rasa anti-pemerintah kembali turun ke jalan pada Kamis malam (24/10/2019) di Baghdad dan Irak selatan. Para pengunjuk rasa turun ke jalanan beberapa jam menjelang rencana dimulainya kembali unjuk rasa massal yang menyebabkan puluhan orang tewas awal bulan ini.

Di Kota Nasiriyah, para demonstran mengatakan mereka akan tetap berada di jalan-jalan sampai "rezim jatuh".

Di Baghdad, sekitar 300 orang turun ke Lapangan Tahrir yang ikonik, membawa bendera Irak dan menyerukan pejabat tinggi negara itu dicopot.

"Mereka semua pencuri!" teriak beberapa pengunuuk rasa, sementara yang lain meneriakkan: "Baghdad bebas, Iran keluar!".

Iran memegang peranan penting di Irak, sama seperti musuh bebuyutannya, Amerika Serikat (AS). Pengunjuk rasa serta pejabat pemerintah juga menuduh kekuatan asing ikut campur dalam gerakan itu.

Demonstrasi meletus pada pekan pertama Oktober di mana para pemrotes menyerukan diakhirinya korupsi dan pengangguran. Demonstrasi kemudian berkembang menjadi tuntutan agar para pejabat dicopot.

Sebanyak 157 orang terbunuh dalam enam hari sejak unjuk rasa itu meletus.

Para aktivis menyerukan dimulainya kembali protes pada hari ini, yang menandai peringatan satu tahun pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi. Hari ini sekaligus menandai batas waktu yang ditetapkan oleh otoritas keagamaan tertinggi Irak bagi pemerintahan Abdel Mahdi untuk melakukan reformasi.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda