Puluhan Kuda Poni Dibantai Secara Sadis, Diduga terkait Ritual Sekte

Anton Suhartono ยท Minggu, 30 Agustus 2020 - 10:19 WIB
Puluhan Kuda Poni Dibantai Secara Sadis, Diduga terkait Ritual Sekte

Sedikitnya 30 kuda dibunuh dan dimutilasi di Prancis, diduga terkait ritual sekte keagamaan (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Kepolisian Prancis masih berusaha mengungkap misteri pembantaian kuda yang marak terjadi beberapa bulan terakhir. Bukan sekadar dibunuh, kuda-kuda tersebut dimutilasi termasuk dipotong telinga, diambil organ dalam, serga bagian tubuh lainnya.

Diyakini pembantaian sadis ini berlatarbelakang ritual yang dilakukan kelompok keagamaan tertentu.

Para mengincar kuda poni di padang rumput seluruh Prancis sejak Februari lalu, sebagian merupakan milik petenak.

Sediktnya 30 kuda dibantai berdasarkan laporan yang diterima kepolisian Prancis. Mereka tersebar di wilayah pegunungan Jura di timur hingga pantai Atlantik.

Menteri Pertanian Prancis Julien Denormandie mengatakan, satu kasus dilaporkan pada Februari yang menjadi pembuka serangan-serangan lainnya hingga saat ini.

"Kami tidak mengecualikan apa pun. Kupingnya dipotong, mata dicongkel, darahnya dikuras," kata Denormandie, menjelaskan kondisi kuda-kuda yang menjadi korban, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (30/8/2020).

Dia menambahkan, semua cara sedang dilakukan untuk mengakhiri teror mengerikan ini.

Polisi di Auxerre, Burgundy, merilis sketsa pelaku yang dibuat berdasarkan deskripsi dari seorang pria korban para pelaku, Nicolas Demajean. Dia dianiaya saat berusaha mencegah dua pria yang menyatroni tempat perlindungan hewan di sebuah desa Bourgogne Franche Comte.

“Saya dulu punya kepercayaan diri untuk membawa kuda ke padang rumput. Hari ini saya takut," kata Demajean.

Mulanya dia mendengar suara babidi peternakannya pada Senin lalu. Dia lalu menghampiri lokasi dan mendapati dua orang tersebut sedang membunuh kudanya. Akibat melawan pelaku, dia mengalami luka sabetan pisau di tangan.

Keesokan harinya, polisi mendapat laporan satu pelaku menyerang kuda poni muda di Saone et Loire dan menguras darahnya. Kasus lain, beberapa organ dalam kuda diambil.

Mutilasi kuda bukanlah fenomena langka di Eropa dilatarbelakangi berbagai sebab. Pada 1980-an dan 1990-an ratusan ekor kuda di Inggris dan Jerman dimutilasi. Pada abad pertengahan, ekor, bibir, dan telinga kuda dipotong sebagai bentuk balas dendam sekelompok orang terhadap pemiliknya.

Sementara itu di Prancis, banyak teori yang bermunculan tentang apakah mutilasi ini terkait ritual sekte tertentu.

Editor : Anton Suhartono